Notification

×

Iklan

Iklan

Lulus Dengan Prestasi dan Inovasi, SPs Uhamka Hasilkan Doktor ke-6 dan 7 di Bidang Bahasa Indonesia

05 Desember 2024 | Kamis, Desember 05, 2024 WIB | Last Updated 2024-12-05T16:06:29Z

Serambiupdate.com - 
Tatang dan Maulana Yusuf, menjadi lulusan Doktor ke-6 dan ke-7 Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor yang diselenggarakan di Aula Sutrisno Bachir SPs Uhamka, Kamis (5/12).

 

Tatang menjadi doktor ke-6 yang lulus dengan predikat pujian dengan disertasi berjudul Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Betawi untuk Meningkatkan Literasi di Sekolah Dasar Negeri. Dan  Maulana Yusuf menjadi doktor ke-7 dengan predikat pujian melalui disertasinya yang berjudul Pengembangan Media Game Membaca Intensif Berorientasi Kearifan Lokal (Cerita Rakyat) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar.

 

Kegiatan Sesi I Sidang Promosi Doktor Tatang dihadiri oleh Prof. Ade Hikmat selaku Ketua Sidang, Wini Tarmini selaku Sekretaris Sidang, Prof. Prima Gusti Yanti selaku Promotor Sidang Sesi I, Prof. Abdul Rahman A Ghani selaku Kopromotor, Prof. Nani Solihati selaku Penguji Internal dan Prof. Nurhayati selaku Penguji Eksternal. Sedangkan untuk sesi II Sidang Promosi Doktor Maulana Yusuf, dihadiri oleh Prof. Ade Hikmat selaku Ketua Sidang, Wini Tarmini selaku Sekretaris Sidang, Prof. Nani Solihati selaku Promotor Sidang, Prof. Herri Mulyono selaku Kopromotor, Imam Syafi'i selaku Penguji Internal, Prof. Nurhayati selaku Penguji Eksternal dan para tamu undangan sidang.

 

Prof. Ade Hikmat selaku Direktur SPs Uhamka serta Ketua Sidang Promosi Doktor Tatang dan Maulana Yusuf, menyampaikan bahwa kedua lulusan doktor ini telah teruji disertasinya dengan baik untuk kualitas dan inovasi yang dihasilkan dan harapannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan SPs Uhamka.

 

”Semoga melalui lulusan ke-6 pak tatang dan ke-7 pak maulana dapat meningkatkan kualitas SPs Uhamka dimana penelitiannya sudah mumpuni dan teruji kualitasnya melalui Q1, Q2 dan SINTA sehingga bisa menghasilkan inovasi seperti salah satunya tadi yaitu penerapan game dalam pembelajaran literasi Bahasa Indonesia bagi siswa SD,” ucap Prof. Ade.
=